Banyaknya Kecelakaan di Tol Cipularang Ini Tips Penting dari Training Safety Driving

Kronologi Kecelakaan Cipularang Selasa (10/9/2019) siang, pukul 14.30 WIB

Kecelakaan lalu lintas terjadi lagi di kilometer 92.600 B tol Purbaleunyi jalur arah Bandung menuju Jakarta. Dari 5 kendaraan yang terlibat, salah satu di antaranya terbakar. Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama mengatakan, kecelakaan terjadi ketika truk kontainer putih nomor polisi B 9265 UEJ yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta menabrak bagian belakang Toyota Rush nopol B 1073 FOF, Daihatsu Sigra nopol B 1283 VKW, kemudian menabrak Toyota Avanza B 1359 PYY dan truk wing box nopol B 9331 UIW. Selanjutnya, truk kontainer putih tersebut kemudian oleng ke kiri jalan dan masuk ke row lalu terbakar. “Kecelakaan terjadi di jalan menurun dan kendaraan melaju di jalur cepat,” kata Ricky.

Akibat dari kecelakaan tersebut, kata Ricky, dua orang mengalami luka ringan. Seperti mengalami luka di kepala, dagu dan tangan kiri. Ada juga yang mengalami luka robek di jari manis tangan kiri, dagu dan luka lebam di hidung. kerugian materil ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Betapa banyaknya kerugian materil yang harus dikeluarkan oleh perusahaan bila tenaga karyawannya tidak memiliki kemampuan Safety Driving. Kerugian tersebut belum termasuk kerugian non materil seperti keterlambatan pengiriman barang, atau bahkan kerugian dari karyawan yang menjadi korban kecelakaan.

Bicara soal jalan tol, setidaknya ada beberapa aturan yang patut dipahami para pengendara dapat melaju di jalan tol aman dan nyaman. Untuk itulah Safety Driving sangat penting dilakukan oleh perusahaan, apabila banyaknya karyawannya yang bekerja dengan berkendara mobil di jalan tol/jalan raya.

Training Safety Driving memberikan program pelatihan pengendaraan dengan pola pikir antisipatif, dimana Gunanusa Manajemen menyajikan pemahaman baru dan perubahan pola pikir yang mengutamakan keselamatan.

Untuk program Training Safety Driving ini, tujuan utamanya adalah mendidik pengemudi akan dasar pola pengendaraan kendaraan roda empat (mobil), tata cara fungsi-fungsi dasar kendaraan, fitur keselamatan, tata cara pengendalian kendaraan, konsep pengenalan kendaraan khususnya yang dipergunakan oleh pengemudi perusahaan di perusahaanya termasuk di dalamnya pemahaman pengemudi terkait konsep maintenance terhadap setiap kendaraan sebelum diputuskan di bawa ke bengkel.

Berikut 10 tips untuk para pengguna jalan tol agar berkendara aman dan nyaman versi NTMC Polri:

Pertama, usahakan untuk tetap melaju kendaraan di lajur kiri, hindari untuk sesering berpindah lajur, kecuali untuk mendahului.

Kedua, Patuhi aturan kecepatan, tidak melaju di bawah kecepatan minimum yakni 60 Km/jam atau melebihi kecepatan maksimum yakni 80 km/jam sesuai dengan rambu-rambu yang terpasang.

Ketiga, usahakan menyalakan lampu kecil saat hujan tiba dan kurangi kecepatan saat melewati permukaan jalan basah, pedoman jarak aman berkendara dengan kecepatan 80 km/jam.

Keempat, beristirahatlah dan menepikan kendaraan ke tempat istirahat saat merasa ngantuk dan rasa lelah menyerang. Tidur sejenak atau minum secukupnya. Bisa juga melakukan gerakan-gerakan ringan dan bermanfaat lainnya.

Kelima, dilarang membuang benda apapun keluar mobil saat berada di jalan tol karena sangat berbahaya akibatnya.

Keenam,  jangan menyingkirkan benda-benda yang ada di sepanjang jalan tol seorang diri karena itu sangat berbahaya, akan lebih baik segera hubungi bagian informasi jalan tol.

Ketujuh, tetap fokus saat berkendara, jika ada pekerjaan di jalan tol perhatikan rambu dan petunjuk yang terpasang.

Kedelapan, jika ingin berpindah jalur, usahakan pastikan kendaraan yang ada di belakang Anda maupun yang berada di depan posisinya sudah benar-benar pada jarak aman.

Kesembilan, jika ingin berpindah jalur,mulai dengan menyalakan lampu isyarat baru kemudian bergeraklah pada saat yang tepat. Jangan lakukan gerakan memotong karena itu sangat berbahaya sekali.

Kesepuluh, bahu jalan untuk kendaraan yang behenti di jalan tol, jadi jangan gunakan bahu jalan untuk menyalip atau kebut-kebutan.

Dari Tips Tersebut akan dijelaskan dengan baik pada saat Training Safety Driving.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonCall for More Info
error: ?
WhatsApp WhatsApp us